SELAMAT DATANG DI BLOG ABDUL HALIM

Quick Release Coupling

Quick Release Coupling



Enlarge View

SS Coupler


Standard coupler series
  Quick coupler -
Hose stem end
Serieshdl1l2d qch 3/83/8"8372524oqch 1/21/2"9372524o H=hose pipe size


Other Information
  • Packaging Details: STANDARD COUPLER SERIES


    Quick Coupler -
    Hose Stem End

    SERIES H d L1 L2 D
    QCH 3/8 3/8" 8 37 25 24 o
    QCH 1/2 1/2" 9 37 25 24 o

    H=Hose Pipe Size
SS Coupler

S.S. Nipple




SERIES T d L1 L2 L3 H
NI 1/4 1/4" BSP 8 16 6 10 16 o
NI 3/8 3 /8" BSP 9 16 6 10 19 o

NI 1/2 1/2" BSP 9 16 6 10 22 o





S.S. Nipple
Enlarge View Ask for Price

S.S. Nipple ( Extra Long )


SERIES EL T d L1 L2 H
EL N-1/4-50
100
150
200
50
100
150
200
1/4" BSP 8 16 10 19 *
EL N-3/8-50
100
150
200
50
100
150
200
3/8" BSP 9 16 10 22 *

S.S. Nipple ( Extra Long  )
Enlarge View Ask for Price

Camlock Couplings


Quick connecting couplings conserve energy and are easy to connect / disconnect without the use of hand tools, for thousands of purposes where products are transferred by pipe or hoses, like Brewing, Chemical, Mining, Fertilizer, Petroleum, Steel Plants, Power Plant and Pneumatic Tools. 


Camlock Couplings
 

Brass Inserts for PPR Fittings


Brass Inserts For PPR Fittings

Brass molding inserts are available in metric, UNC, UNF, BSW, BA, BSP, BSPT, ISO metric and DIN threads. Brass moulding inserts for injection and roto molding. Moulding inserts or moulding turned parts are also available as per customer's design and samples. Suitable for plastic moulding, PVC injection moulding and rubber moulding.

Brass Molding Inserts are also most suitable for PPR Fittings as well. We are one of the largest manufacturer exporters of Brass moulding inserts from INDIA.

Sizes Available: 1/8" , 5/32", 3/16", 1/4" , 5/16" , 3/8" , 1/2" , 3/4" , 1" in BSW UNC UNF BSP BSPT NPT NPS and 3mm 4mm 5mm 6mm 8mm 10mm 12mm threads.



Brass Inserts for PPR Fittings
Enlarge View 

Quick Release Coupling


SPECIFICATIONS
Size1/4" to 2"
Working PressureUpto 350 Bar
MaterialCarbon Steel / Stainless Steel
ApplicationAgricultural & Industrial




ISO A SERIES (GA Drawing)

SR.No.SIZEL1L2S1S2ØD1L
11/4"32.047.019.019.026.064.8
23/8"38.056.022.027.031.076.4
31/2"46.067.227.032.038.091.0
43/4"55.082.036.038.048.0109.4
51"63.097.041.046.054.0126.0
All dimensions are in mm - Due to ongoing development dimensions may change


Quick Release Coupling
 

Quick Release Coupling DIN B (Ball Valve Coupling)


SPECIFICATIONS
Size1/4" to 1"
Working PressureUpto 350 Bar
MaterialCarbon Steel
ApplicationAgricultural & Industrial



DIN B (GA Drawing)
SR.No.SIZEL1L2S1S2ØD1L
11/4"3855.519.019.027.076.2
23/8"40.561.024.027.034.082.0
31/2"46.063.527.030.038.088.0
43/4"56.085.036.038.048.0113.0
51"63.096.541.045.055.0127.0
611/4"75.0115.050.050.070.0150.0
All dimensions are in mm - Due to ongoing development dimensions may change

DIN P (Poppet Valve Coupling)

DIN P (GA Drawing)
SR.No.SIZEL1L2S1S2ØD1L
11/4"34.552.019.019.027.069.2
23/8"40.561.024.027.034.082.0
31/2"46.063.527.030.038.088.0
43/4"56.085.036.038.048.0113.0
51"63.096.541.045.055.0127.0
611/4"75.0115.050.050.070.0150.0
All dimensions are in mm - Due to ongoing development dimensions may change


Quick Release Coupling  DIN B (Ball Valve Coupling)
 

Quick Release Coupling


SPECIFICATIONS
Size1/4" to 2"
Working PressureUpto 350 Bar
MaterialCarbon Steel / Stainless Steel
ApplicationAgricultural & Industrial

ISO B SERIES (GA Drawing)

SR.No.SIZEL1L2S1S2ØD1L
11/4"36.057.519.022.027.071.2
23/8"40.065.522.027.034.080.2
31/2"47.075.027.036.040.094.4
43/4"56.392.036.041.052.0112.8
51"64.0104.041.050.060.0128.2
All dimensions are in mm - Due to ongoing development dimensions may change

Quick Release Coupling
Enlarge View

Quick Release Coupling


Quick Release Coupling

Sumber ; http://www.indiamart.com/jay-bee/quick-release-coupling.html

NPS-DN-Outside Diameter dan Pressure Rating pipa

NPS (nominal Pipe Size) dan Pressure Rating:

1.1 Pressure-Temperature Rating (P-T)
Dari standard ASME B16.5 Paragraf.1.9.1 Menjelaskan definisi Pressure Rating. yaitu Class
yang diikuti dengan number tanpa dimensi (dimensionless), Penunjukkan untuk pressure
temperature ratings adalah:
Class 150 300 400 600 900 1500 2500
Paragraf 2-nya menjelaskan bahwa Pressure-temperature ratings adalah batasan maksimum tekanan kerja alat ukur (working gage pressures – bar) yang diizinkan pada temperatur tertentu (ºC).
Berikut contoh table yang disadur dari ASME B16.5
Working Pressure by Classes, bar
Class                        150    300    400    600    900    1500   2500
Temp. °C       200  13.8   43.8    58.4   87.6   131.4    219     365
Asumsi bahwa pipa akan beroperasi pada temperatur 200ºC, maka dengan pressure rating 150 memiliki batasan maksimum 13.8 bar (13.8×14.504 [Psi] = 216 PSI)
Pada contoh yang kita bahas pipa mengalami tekanan dalam 213.35 PSI.g < 216 PSI.g (ini
berada dibawah maksimum tekanan yang diizinkan).
1.2 NPS (nominal Pipe Size)
Dari standard ASME B16.5 Palagraf.1.9.2 ukuran NPS, diikuti oleh nomer tanpa dimensi
(dimensionless) menunjukkan ukuran nominal flange atau sambungan (fitting) flange. NPS
berhubungan dengan istilah nominal diameter (DN), yang digunakan sebagai satuan
internasional (SI unit). Hubungannya seperti dibawah ini:
NPS         DN
½            15
¾            20
1              25
1 ¼         32
1 ½         40
2              50
2 ½        65
3             80
4             100
Untuk NPS ≥ 4, adalah kelipatan 25
5            125
6            150
8            200
Dan seterusnya ….
Catatan:
# Bahwa DN (Nominal diameter) bukanlah out-side diameter (OD) pipa dan bukan pula
konversi satuan imperial terhadap metric, seperti tampak pada contoh diatas pipa dengan NPS 4” atau 100DN adalah berdiameter luar 114.3 MM, juga kalau di konversi 4” x 25.4MM =101.6MM.
# Pengecualian untuk pipa ≥ NPS-14” (350 DN) maka OD = NPS x 25.4 MM
# Diameter luar ditetapkan sama walaupun ketebalan berbeda pada tiap schedule.
# Diameter nominal adalah diameter yang dipilih untuk pemasangan ataupun perdagangan (commodity ).
TUJUAN:
1. Mendapatkan basic referensi dari mana datangnya pressure rating
2. Dapat membedakan istilah NPS-DN-OD pipa

Sumber ; https://demaryog.wordpress.com/2010/07/08/1/

Jenis Kaki Lampu Pijar


Jenis Kaki Lampu Pijar, Bayonet dan Berukir

Dari berbagai macam jenis lampu pijar, terdapat dua jenis kaki lampu yaitu lampu dengan kaki bayonet dan lampu dengan kaki berukir (ulir)

Lampu dengan kaki bayonet
Kaki dari lampu bayonet dibuat dari loyang atau paduan tembaga dan seng. Kaki tersebut mempunyai pena kecil yang menonjol. Penggunaan pena hanya memiliki fungsi mekanis karena nantinya pena ini masuk tepat didalam coakan atau rumpangan pada fitting lampu guna menahan dalam kedudukan yang betul. Perlu diketahui kaki dan pena dibawah sebenarnya bukan merupakan bagian dari rangkaian listrik.

lampu_bayonet
Dibawah kaki lampu terdapat kontak-kontak yang merupakan terminal listrik dari lampu. Jika lampu dimasukkan ke dalam fitting lampu, maka terminal-terminal ini membuat hubungan dengan kedua kontak yang berpegas dari fitting lampu.

Kaki lampu bayonet sering pula disebut kaki lampu swan. Karena bola lampu terdapat bermacam-macam ukuran, maka kaki bayonetnya pun terdapat bermacam-macam ukuran. Kode ukuran kaki bayonet ditandai dengan huruf B, diikuti garis tengah kaki dalam satuan milimeter, seperti kaki bayonet jenis B9, B15, B20, dan B22. Khusus untuk lampu kaki bayonet kecil atau B9 seperti gambar diatas, mempunyai kaki dari loyang yang betul-betul merupakan bagian dari rangkaian listrik.

Lampu dengan kaki berukir
Berbeda dengan kaki bayonet, pada lampu kaki berukir atau lampu kaki berulir, kakinya merupakan bagian dari rangkaian dan satu terminal dari serabut pijarnya. Hubungan yang lain terletak tepat ditengah-tengah dasarnya. Titik kontak terakhir ini membuat hubungan dengan kontak dari fitting lampu.

lampu_berukir
Lampu dengan kaki berukir sering pula dikenal dengan kaki lampu edison. Ukuran kaki berukir ditandai dengan huruf E (diambil dari nama penemu bola lampu Thomas Alva Edison) diikuti dengan garis tengahnya seperti E10, E12, E24, E40. Khusus lampu dengan kaki ukuran E40 dinamakan kaki Mogul atau Goliath.


Sumber; http://www.elektronikabersama.web.id/2012/01/jenis-kaki-lampu-pijar-bayonet-dan.html

Calon Bupati OKU

Percha Leanpuri Balon Bupati OKU Sowan ke H Kuryana

Senin, 27 Oktober 2014 19:06 WIB

Percha Leanpuri Balon Bupati OKU Sowan ke H Kuryana
SRIPOKU.COM/LENI JUWITA
hj Percha Leanpuri B Bus MBA, Anggota DPD RI Dapil Sumsel.
SRIPOKU.COM, BATURAJA---Hj Percha Lenanpuri B Bus MBA yang merupakan salah satu calon bupatiOKU Priode 2015-2020 menyatakan keinginannya untuk soan ke keluarga H Kuryana Azis.Hal itu disampaikan puteri sulung Bupati OKU Timur, H Herman Deru Senin (27/10/2014).
Menurut Percha,  sebenarnya sudah lama berniat silaturahim dengan keluarga H Kuryana, namun selama ini  masih sungkan karena Drs H Kuryana Azis juga akan mencalonkan diri pada pilkada 2015 mendatang. Namun setelah mendapat informasi bahwa Plt Bupati OKU Drs H Kuryana sudah memastikan diri tidak akan mencalonkan diri lagi, maka sebagai orang muda, sudah selayaknya bersilaturahim dengan pemimpim OKU untuk minta petuah dan nasihat .
“ Saya akan sowan dan minta petunjuk  kepada pak Kuryana  karena pengalaman beliau sudah cukup banyak ,” terang Hj Percha seraya menambahkan sudah selayaknya dia selaku orang muda datang sowan kepada  Drs H Kuryana.
Di kesempatan itu anggota DPD RI ini menyatakan  dirinya sudah memastikan akan mengikuti bursa pemilihan Bupati OKU Priode 2015-2020.  Menurut Percha, ia juga mohon doa dukungan dari  seluruh lapisan masyarakat OKU untuk maju pada  Pilkada September 2015 mendatang. .
Selain Hj Percha Leanpuri B BUS MBA , calon lain  Ketua DPRD OKU Drs Johan Anuar SH MM  juga sudah memastikan diri  bertarung merebut kursi orang nomor 1 di OKU 2015-2020. Hingga saat ini dua kandidat inilah yang sudah melakukan sosialisasi untuk mengikuti bursa pemilihan Bupati OKU.
Sumber ; .http://palembang.tribunnews.com/2014/10/27/percha-leanpuri-balon-bupati-oku-sowan-ke-h-kuryana

http://palembang.tribunnews.com/2014/10/27/percha-leanpuri-balon-bupati-oku-sowan-ke-h-kuryana

tsunami ACE 2004

http://visitacehdarussalam.blogspot.com/2012/12/detik-detik-tsunami-aceh-26-desember.html?showComment=1358216213543#c8012218343167659145

Mesin Boiler

Apa itu boiler MIURA ?

Tabung boiler terdiri dari air tanpa menggunakan drum. Air mengalir dari bawah dan uap yang dihasilkan, disalurkan melalui bagian-bagian lain (misalnya, dari atas).
Once Through Boiler
Ada dua jenis Melalui Sekali Boiler seperti berikut:
1. Tipe mono-tube
2. Beberapa jenis tabung dengan sebuah header
Terdapat beberapa kelebihan Boiler MIURA
Fitur Utama
- Memerlukan sedikit air namun uap yang dihasilkan lebih cepat (± 5 menit)
- Desain yang Compact sehingga menghemat ruang untuk instalasi
- Aman sehingga tidak perlu khawatir tentang bahaya ledakan
- Kehilangan panas sedikit sehingga memungkinkan untuk mencapai efisiensi yang tinggi
- Instalasi mudah & pengerjaan di plumbin
- Menghemat waktu untuk inspeksi dan pengecekan pemeliharaan lain
Boiler Tabung Api

Karakteristik
- Perlu waktu lebih lama untuk mendapatkan uap
- Ruang Boiler lebih luas
- Membutuhkan waktu lama untuk instalasi
- Boiler harus berhenti dalam waktu yang lama untuk pemeriksaan
- Kehilangan panas radiasi beban rendah
Fire Tube Boiler

Tabel Perbandingan

1. Water content
Boiler Model
MIURA
DRUM
FIRE TUBE
Water content
140
644
644
Kelebihan dari Boiler MIURA :
- Penyerapan energi dalam boiler sedikit
- Sangat aman

2. Start Up Time
Boiler Model
MIURA
DRUM
FIRE TUBE
Start Up Time
3 min
20 min
35 min
Kelebihan dari Boiler MIURA:
- Operator tidak perlu datang lebih awal
- Start Up waktu yang singkat sehingga tidak perlu menunggu lebih lama

3. Efisiensi
Boiler Model
MIURA
DRUM
FIRE TUBE
Efisiensi (perkiraan)
85
80
80
Kelebihan Boiler MIURA :
- Menggunakan lebih sedikit bahan bakar

 Sumber :http://www.miura.co.id/idconsulting.html

Cara Kerja Boiler

Boiler pada intinya adalah alat pemanas cairan (biasanya air) agar berada di atas titik didihnya sehingga ia menguap.
Untuk memanaskan nya ada beberapa tipe boiler
- fire tube di mana api berada dalam tubing-tubing dengan cairan berada di luar.
- water tube di mana sebaliknya, air berada dalam tubing dengan api berada di luar.
bahan bakar minyak tanah atau solar di pompa dengan tekanan tinggi dan keluar dalam bentuk kabur pada ujung spuyer, di atas spuyer ada diode tegangan tinggi untuk memberikan api supaya minyak yg keluar terbakar, biasanya dibelakang boiler ada photo sel nutuk memonitor api sudah terbakar apa belum kalau tidak terbakar photo sel ini akan mematikan semua mesin bolier agar tidak terjadi semburan minyak yg tidak terbakat, dan sangat berbahaya .
Oke kita coba boiler utk steam turbin (turbin uap)
Boiler umumnya terdiri dari :
-Ruang pembakaran : tempat bahan bakar dibakar
-boiler drum : menampung air demineralized mengalirkannya ke tube dan menampung uap jenuh yang kembali.
-economiser : water tube, posisinya paling jauh dari sumber panas, fungsinya memanaskan air dengan sisa panas agar efisiensi kalor baik.
-evaporator : water tube yang fungsinya menguapkan air, posisinya biasanya di “tengah”
-superheater : fungsinya memanaskan uap air menjadi superheated steam (uap panas lanjut)
-Turbin uap : fungsinya merubah energi panas menjadi energi gerak.
-condenser : fungsinya merubah fasa uap menjadi air kembali
Naaahh….urutan prosesnya spt ini :
1.Air demineralized (air tanpa kandungan mineral/air murni) dipompakan ke boiler dari condenser (kita bicara boiler turbin uap yg siklus airnya tertutup) dengan pompa melalui pipa economiser, di economiser , air menerima panas tapi belum menguap/msh fas air.
2. Air tsb masuk ke boiler drum dan diteruskan ke seluruh water tube evaporator untuk dirubah fasanya menjadi uap jenuh (uap yg lo liat wkt ngerebus air) / (saturated steam) dan kembali lagi ke boiler drum.
3. Uap di boiler drum dialirkan (uap melalui saluran diatas, sdgkan air dibawah) ke superheater tube yg berada paling dekat dgn sumber panas utk merubah uap jenuh menjadi uap panas lanjut (superheated steam)
4.superheated steam kmdn dialirkan ke steam turbin untuk menggerakkan blade turbin.
5. stelah melalui turbin temperatur uap menurun/begitu juga enthalpy nya, fasanya berubah kembali ke uap jenuh & mengalir ke condenser.
6. di condenser fasanya dirubah kembali ke fasa cair dan kemudian dipompakan kembali ke boiler.
dan siklusnya kembali spt semula.

Mesin Chiller

Chiller Fungsi Chiller dalam sistem tata udara adalah mendinginkan media air, dimana air disinggungkan pada bagian evaporator chiller. Air kemudian dialirkan ke AHU (Air HandlingUnit) untuk diambil dinginnya dan dihembuskan ke ruangan. Pada Chiller terdapat beberapa parameter yang menunjukkan unjuk kerjanya, antara lain; suhu air masuk (inlet) ke evaporator dan suhu air keluar (outlet) dari evaporator, tekanan discharge, serta tekanan suction. Dengan pembacaan suhu inlet dan outlet maka dapat ketahui kapasitas atau kemampuan chiller untuk mendinginkan air.Pembacaan tekanan discharge dan tekanan suction untuk mengetahui konsumsi refrigerator padachiller tersebut dan juga untuk mengetahui apabila terjadi kekurangan atau kelebihan tekananakibat adanya anomali tertentu.
 
1.CHILLER (unit pendingin).Chiller adalah mesin refrigerasi yang berfungsi untuk mendinginkan air pada sisievaporatornya. Air dingin yang dihasilkan selanjutnya didistribusikan ke mesin penukar kalor ( FCU / Fan Coil Unit ).Jenis chiller didasarkan pada jenis kompressornya :a.Reciprocating b.Screwc.CentrifugalJenis chiller didasarkan pada jenis cara pendinginan kondensornya :a. Air Cooler  b. Water Cooler
 
 
 
Prinsip kerja dari mesin Water chiller ini adalah mendinginkan suatu media yang menghasilkan panas dengan cara di aliri air yang dingin, sehingga melalui air ini panas bisa di redam sesuaidengan kemampuan mesin & temperature yang diharapkan.Air dingin dari mesin Water chiller ini di pompa menuju media yang di dinginkan, seperti MatrasMesin moulding, Transformator, SCR Tig Welding Dll. setelah melewati Media yang dikehendaki, air kembali menuju ke bak pendinginan untuk di dinginkan oleh evaporator. setelah   di dinginkan dalam bak oleh evaporataor, air kembali di pompa menuju media yang dikehendaki. begitulah singkat proses dari kerja water chiller ini.Water chiller mulai dengan cairan dijalankan melalui kompresor, yang menyebabkan cairanuntuk bepergian bersama sistem perpipaan dan menyerap panas dari sumber yangdikehendaki. Hal ini kemudian pergi ke evaporator, di mana ia berubah menjadi gas danmenyebarkan panas ke atmosfer. Kemudian berjalan melalui kondensor, yang mengubah kembalimenjadi cair dan mengirimkannya kembali ke kompresor.Perangkat metering digunakan untuk mengatur aliran air dan suhu kontrol. Siklus kompresi uap dapat menangani sampai dua ratus toncairan pada satu waktu, dan dapat mendinginkan mesin besar atau kondisioner rumah tanggatunggal udara
 
Mesin refrigerasi dengan pendinginan air (water cooled chiller), padaprinsipnya hampir sama dengan Mesin refrigerasi pendinginan udara (air cooled chiller) dalam distribusi udara dingin melalui AHU atau FCU.Perbedaan utamanya adalah pendinginan refrigerannya, bukan denganudara, tetapi dengan air, dimana airnya didinginkan melalui menara air ataucooling tower. Mesin refrigerasi dengan pendinginan air, pada umumnyaditempatkan dalam lantai bawah (basement) suatu bangunan. Dalam desainyang perlu diperhatikan adalah ventilasi keruangan chiller harus dihitungdengan baik, agar ruangan tersebut jangan menjadi “neraka” bagipengerjanya.Sama halnya dengan Mesin refrigerasi pedinginan udara, refrigeran darikompresor ditekan melalui katup ekspansi masuk berembun dalam alatevaporator. Evaporator mendinginkan air dan air dingin disirkulasi kesetiaptingkat melalui alat pengatur udara (air handling unit) atau disingkat AHU. DariAHU dengan blower besar menyalurkan udara dingin, yang diperoleh darihembusan melalui pipa-pipa aliran air dingin unit utama diatas, keruanganyang akan dikondisikan. Udara dingin yang masuk kedalam ruangan dariAHU ini diatur dengan diffuser yang ada disetiap ruangan, Atau kadang-kadang dengan pipa-pipa langsung keruangan melalui alat kipas koil (Fan coilunit) atau disingkat FCU.Pendinginan air melalui menara air (cooling tower), dalam desain gedungperlu diperhatikan aliran udara yang diperoleh dari kipas udara. Aliran udaradan aliran air didalam menara pendingin ini dapat berlawanan arah (counter 
 
flow), arah melintang (cross flow), aliran paralel (paralel flow) aliran melaluidek atau aliran pancar.
3.Absorption Chiller.
Salah satu cara tertua untuk melakukan pendinginan suatu ruangan secaramekanis adalah teknologi absorbsi (absorption technology). Kelihatan takmasuk akal dengan membakar sesuatu untuk menghasilkan pendinginan,tetapi hal itu yang terjadi dalam suatu chiller absorpsi.
Teknologi absorbsi ini sebenarnya mudah pengoperasiannya maupun pemeliharaannya, tetapi pada masa kini teknologi ini mulai hampir tidak digunakankarena tidak fleksibel penggunaannya.
 
  Refrigeran yang digunakan oleh chiller jenis ini adalah sebenarnya air, karenaperubahan fase yang terjadi dan yang memberi dampak pendinginan adalahmelalui media air. Fluide kedua yang mengatur proses ini adalah garam, yangdikatakan sebagai Litium Bromida (lithium bromide). Panas dibutuhkan untukmemisahkan kedua fluida ini, yang kemudian dipertemukan kembali dalamlingkungan yang hampir vakum. Air ini mengalami perubahan fase padawaktu dicampur kembali dengan garam pada suhu yang sangat rendah.(pada tekanan atmosfir yang normal, air menguap pada suhu 212F, dalamsuatu alat absorbsi, air menguap cukup dingin untuk menghasilkan air dinginpada 46F.Karena suhu air dingin yang dihasilkan oleh chiller absorbsi paling rendahadalah 46F, maka chiller jenis ini tidak dapat digunakan dalam penerapanrefrigerasi dengan suhu rendah.Peralatan tata udara dengan Sistem absorbsi ini sebenarnya sangat efisiendan pemeliharaanya mudah, tetapi bila ada kerusakan pada peralatan iniperbaikannya memerlukan waktu lama dan biaya yang besar. Bahkan untukkerusakan tertentu, maka seluruh unit tidak dapat difungsikan kembali. Inimenyebabkan penggunaan peralatan pengkondisian udara dengan sistemabsorbsi ini kurang diminati
 
JEME KITE NIAN

Mengenai Saya

Foto saya
Cikarang, Bekasi, Jawa barat, Indonesia
Teknisi : 1. Komputer dan Jaringan internet 2. Electik (insatasi Listrik) 3. Service AC, service Komputer 4. Press Machine & CNC